RSS Liputan6.Com

  1. Jakarta - Gelandang Liverpool, James Milner, hingga kini belum mendapatkan kontrak baru dari The Reds. Karena itu, Milner mengindikasikan bakal hengkang dari Stadion Anfield pada akhir musim depan. 

    James Milner merupakan satu di antara pemain senior yang memiliki peran penting di Liverpool. Berseragam The Reds sejak 4 Juni 2015, gelandang asal Inggris itu telah tampil dalam 177 penampilan, mencetak 22 gol, dan 36 assist.

    Dia juga turut berkontribusi membantu Liverpool menjuarai Liga Champions musim lalu. Dalam laga final yang berlangsung di Estadio Wanda Metropolitano, 1 Juni 2019, The Reds menang 2-0 atas Tottenham Hotspur.

    Akan tetapi, durasi kerja James Milner bersama Liverpool akan berakhir pada 30 Juni 2020. Meski perwakilan Milner telah menggelar pertemuan dengan manajemen The Reds, masih belum ada kesepakatan terkait kontrak baru.

    "Masih seperti biasa, tahun lalu kami berbicara dengan klub dan bertanya apakah mereka ingin melakukan sesuatu, dan mereka mengatakan belum pada saat itu," kata Milner.

    "Kami belum mendengar tawaran apa pun sejak itu, jadi di sanalah kami berada," papar Milner yang mencetak tujuh gol bersama Liverpoolmusim lalu.

    Andalan Jurgen Klopp

    Jurgen Klopp memberikan instruksi kepada James Milner pada leg 1, babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di stadion Anfield, Liverpool, Rabu (20/2). Liverpool imbang 0-0 kontra Bayern Munchen. (AFP/Oli Scarff)

    Kendati masa kerjanya menyisakan 12 bulan lagi, tenaga James Milner masih dibutuhkan manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Bahkan, Klopp menjamin akan selalu memberi tempat untuk Milner di timnya.

    "Itu (ucapan Klopp) jelas bagus. Yang bisa saya lakukan adalah berkonsentrasi pada sepak bola saya dan melakukan apa yang saya bisa," lanjutnya.

    "Tetapi dalam hal di mana saya dengan kontrak baru, itulah yang telah terjadi sampai sekarang dan saya belum mendengar apa pun dari Liverpool," lanjut mantan pemain Manchester City itu.

    Sumber: Bola.com

  2. Liputan6.com, Teheran - Iran mengklaim telah menangkap 17 mata-mata yang bekerja untuk badan intelijen Amerika Serikat yakni (CIA). Beberapa di antara mereka telah dijatuhi hukuman mati, kata seorang pejabat. 

    Badan-badan keamanan "berhasil membongkar jaringan mata-mata (CIA)," kata kepala kontraintelijen di Kementerian Intelijen Iran yang identitasnya tidak diungkap kepada wartawan di Teheran.

    "Mereka yang dengan sengaja mengkhianati negara itu diserahkan ke pengadilan," katanya seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (22/7/2019). "Beberapa dijatuhi hukuman mati dan sebagian yang lain dijatuhi hukuman yang lama."

    Mata-mata itu dituduh melakukan spionase seputar informasi mengenai nuklir, militer dan lainnya.

    Berita ini menyeruak setelah adanya ketegangan antara Iran dan AS selama beberapa bulan terakhir. Khususnya, berkaitan dengan keputusan Washington untuk keluar dari perjanjian nuklir 2015 dan memberlakukan kembali sanksi kepada Teheran.

    Pejabat intelijen Iran mengklaim, tak ada satupun dari ke-17 orang itu yang diduga memiliki pelatihan yang canggih.

    Al Jazeera melaporkan, pemerintah Iran juga merilis sebuah film dokumenter yang mereka katakan "menunjukkan sejauh mana orang-orang ini pergi untuk mencoba bertukar informasi dengan para agen CIA mereka di luar negara". 

    Pemerintah Negeri Persia juga 'merayakan' itu sebagai kemenangan besar bagi mereka karena mereka mengakhiri sktivitas intelijen tersebut untuk saat ini,  lanjut media tersebut.

    Dibantah Donald Trump

    Presiden AS Donald Trump menolak klaim Iran, mengatakan mereka "sepenuhnya salah". Ia juga mengatakan bahwa kabar itu adalah propaganda "sebagaimana mereka mengabarkan telah menembak jatuh drone" AS pekan lalu.

    Isi Film Dokumenter

    Ilustrasi (iStock)

    Adapun film dokumenter yang dimaksud telah ditayangkan di televisi negara pada hari Senin, dimaksudkan untuk memperlihatkan seorang perwira CIA merekrut seorang pria Iran di Uni Emirat Arab (UEA).

    Kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah mengatakan Iran telah melakukan operasi bekerja sama dengan "sekutu asing", tanpa menyebut nama negara tertentu. 

    Kadang-kadang, Iran mengumumkan penahanan mata-mata yang katanya bekerja untuk negara-negara asing, termasuk AS dan Israel. Pada Juni, Iran mengatakan pihaknya mengeksekusi seorang mantan anggota staf Departemen Pertahanan yang dihukum karena memata-matai CIA.

    Pada bulan April, Iran mengatakan telah mengungkap 290 mata-mata CIA baik di dalam maupun di luar negeri selama beberapa tahun terakhir.

    Simak video pilihan berikut:

  3. Liputan6.com, Jakarta - Selain menjadi ajang peluncuran mobil terbaru, Gaikindo Indonesia International Auto Show menjadi momen yang tepat untuk unjuk teknologi melalui mobil konsep. Seperti yang dilakukan Lexusdengan menghadirkan LF-1 Limitless Concept.

    Lexus LF-1 Limitless Concept diklaim sebagai The Future Aspiration of Flagship Luxury Crossovers. TIga pilar utama LF-1 Limitless Concept adalah beyond autonomous driving, beyond artificial intelligence, dan beyond all limitations.

    “Mobil konsep Lexus LF-1 Limitless Concept diciptakan berlandaskan harmonisasi antara autonomous driving atau kendaraan yang dapat dikemudikan dengan operasi minimum manusia dengan menggunakan chauffeur mode dan human touch apabila pengemudi ingin merasakan driving experience ketika dikemudikan oleh manusia,” ungkap Adrian Tirtadjaja selaku General Manager Lexus Indonesia.

    LexusLF-1 Limitless Concept didesain dan diproduksi oleh CALTY Design Research yang bermarkas di California, Amerika Serikat. Guratan desainnya terinspirasi pedang khas Jepang, yaitu katana. 

    Eksterior

    Lexus LF-1 Limitless Concept (Amal/Liputan6.com)

    Meski berwajah futuristis dan diklaim sebagai mobil masa depan, Lexus LF-1 Limitless Concept masih mempertahankan spindle grille khas Lexus.

    Desain grille tersebut terintegrasi dengan wajah secara keseluruhan, yang meliputi bumper, kap mesin, lampu, serta fender.  Konsep limitless diperkuat dengan kehadiran panoramic glass roof.

    Desain unik terlihat pada bagian buritan, yaitu split rear spoiler (spoiler terbelah dua) yang diklaim memberikan visibiltas lebih baik.

    Interior

    Lexus LF-1 Limitless Concept (Amal/Liputan6.com)

    Bagian interior dirancang dengan konfigurasi 2+2. Yang artinya mobil ini didesain untuk mengutamakan kesenangan berkendara, dan daya angkut penumpang bukan daya tarik utama.

    Kokpit Lexus LF-1 Limitless Concept dirancang menggunakan sensor gerak, sehingga menggantikan keberadaan tombol analog.

    Lexus LF-1 Limitless Concept masih akan dikembangkan menyesuaikan dengan teknologi mendatang. Opsi sistem gerak berbahan bakar fuel cell, hybrid, plug-in hybrid, bensin, dan listrik sudah masuk ke dalam pertimbangan.